Summary
Managed Service Provider (MSP) bisa digunakan untuk mengelola infrastruktur, sistem, hingga resource yang ada di Amazon Web Services (AWS) Anda. Secara umum, layanannya bisa mencakup monitoring, pengelolaan akses, backup, recovery saat terjadi gangguan, hingga peninjauan biaya penggunaan. Dikarenakan perbedaan cakupan pekerjaan (Scope of Work) setiap provider berbeda, Anda perlu memastikan pekerjaan apa saja yang perlu ditangani MSP dan apa yang tetap menjadi tanggung jawab tim internal.
Solusi managed service banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional multi-cloud dan hyperscaler, seperti Amazon Web Service (AWS). Mulai dari pengelolaan aplikasi dan sistem perusahaan, manajemen identitas dan akses karyawan, hingga alert monitoring yang perlu diperiksa secara berkala setiap hari. Lalu, apa saja jenis layanan managed service yang bisa diimplementasikan untuk AWS Cloud?
Baca juga: Apa Saja Layanan yang Bisa Dikelola dengan Managed Service? Ketahui Semuanya di Sini!
Apa saja jenis layanan AWS Cloud Managed Service?
Dalam layanan managed service untuk AWS Cloud, setidaknya sebuah Managed Service Provider (MSP) bisa memberikan layanan untuk:
- Alert Response & Monitoring
Managed service provider Anda bisa membantu memantau kondisi aplikasi dan infrastruktur IT, mengatur alert, serta menindaklanjuti gangguan yang masuk. Jika Anda sudah menggunakan layanan managed service seperti AWS monitoring service, Anda bisa menanyakan beberapa hal, seperti: apa yang terjadi setelah alert masuk? Apakah MSP hanya mengirim pemberitahuan, ikut menyelidiki penyebabnya, atau membantu melakukan perbaikan? Apakah monitoring dilakukan 24/7? Adakah jalur eskalasi jika kendala memerlukan pihak yang lebih berwenang? - Access & Security
Walaupun AWS memiliki fitur keamanan yang baik di seluruh infrastruktur cloud mereka. Pengguna tetap harus bertanggung jawab atas data, aplikasi, akses, dan konfigurasi yang mereka gunakan di dalam infrastruktur AWS. Pembagian ini dijelaskan dalam model tanggung jawab bersama AWS. Dalam aspek access & security, Anda bisa menggunakan managed service ini untuk proses pemeriksaan akun pengguna, pembatasan izin administrator, serta peninjauan perubahan konfigurasi akses menuju Amazon Web Service. - Backup dan Disaster Recovery
MSP pun bisa menyediakan layanan untuk mengatur jadwal backup rutin, memeriksa hasil backup, dan menguji proses recovery sistem. Ketiga proses ini perlu dibedakan dan diuji secara berkala. Hal ini dikarenakan proses backup yang berjalan otomatis belum tentu bisa dipulihkan (recovery) dalam waktu yang cepat dan dengan risiko kehilangan data (data loss) yang bisa ditolerir bisnis Anda. - Cost Optimization
Apakah tagihan bulanan AWS Anda tiba-tiba meningkat? Sebuah MSP AWS bisa membantu mencari penyebab perubahan tagihan AWS dan mengusulkan penyesuaian resource yang diperlukan. Namun, pastikan bersama MSP perubahan kapasitas dan resource tidak mengganggu layanan dan aplikasi yang sudah berjalan.
Lalu, bagaimana pembagian tugas MSP dengan tim internal IT?
Perusahaan tidak harus menyerahkan seluruh area ini kepada Managed Service Provider. Bergantung dengan kebutuhan perusahaan, ada tim yang hanya membutuhkan monitoring di luar jam kerja. Ada pula yang sudah mampu menangani operasi harian, tetapi perlu bantuan menata backup dan rencana recovery.
Fungsi utama Managed Service Provider adalah untuk melengkapi dan mengoptimalkan proses IT yang sudah ada. Sehingga layanan managed service bisa digunakan untuk memberi rekomendasi dan menjalankan pekerjaan teknis yang disepakati bersama. Perusahaan tetap menentukan prioritas bisnis: aplikasi mana yang paling penting? Siapa yang boleh menyetujui perubahan? Berapa lama layanan bisa berhenti tanpa mengganggu operasional?
Sebagai contoh, dalam rencana recovery sebuah aplikasi yang mencatat transaksi. Pemilik proses bisnis perlu menjelaskan dampak jika aplikasi berhenti selama satu jam hingga akibatnya ke kehilangan data transaksi terakhir. Dari informasi itu, tim bisa menentukan target waktu pemulihan dan toleransi kehilangan data yang sesuai. Tanpa kesepakatan yang jelas, sulit menilai apakah rancangan backup sudah cukup.
Apa yang perlu ditanyakan sebelum memilih provider?
Siapkan daftar aplikasi dan layanan AWS yang ingin dikelola. Lalu, minta calon MSP pilihan Anda untuk menjawab pertanyaan berikut secara spesifik:
- Aplikasi dan resource mana saja yang masuk dalam cakupan?
- Kapan tim support dapat dihubungi, dan berapa target waktu responsnya?
- Apa yang dilakukan provider saat menerima alert atau laporan gangguan?
- Apakah pengujian recovery termasuk dalam layanan?
- Perubahan apa yang memerlukan persetujuan perusahaan?
- Seberapa sering kondisi layanan dan biaya dilaporkan?
Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu perusahaan membandingkan cara kerja yang baik serta memastikan proses pemantauan yang transparan antara MSP dengan infrastruktur bisnis Anda.
Jika Anda sedang mencari Managed Service Provider AWS Cloud di area Indonesia, Anda bisa memercayakannya dengan layanan Managed Service di myBATIcloud! Sebagai Managed Service Provider di Indonesia, solusi managed service kami bisa digunakan untuk pengelolaan infrastruktur, migrasi, hingga manajemen resource cloud di Amazon Web Services. Dukungan helpdesk support 24/7 kami turut memastikan performa dan biaya layanan AWS yang tetap terjaga dan terpantau di setiap waktu. Ingin mengetahui lebih lanjut bagaimana myBATIcloud membantu mengoptimalkan layanan AWS Anda? Hubungi kami sekarang juga!
