Single Sign-On (SSO) Penting untuk Identity Management Bisnis Anda, Begini Cara Kerjanya

3 Cara Melindungi Keamanan Informasi Anda dengan Identity & Access Management

  1. Melindungi dan Memverifikasi Keamanan Setiap Pengguna
    Sama seperti penjelasan di atas, IAM menyediakan mekanisme yang kuat untuk autentikasi dan otorisasi. Sehingga protokol ini bisa memastikan bahwa hanya pengguna yang terverifikasi yang dapat mengakses sistem dan data. 

    Penggunaan multi-factor authentication (MFA) seperti Rublon sebagai salah satu solusi implementasi Identity Management dapat meningkatkan keamanan dengan memberikan lebih dari satu bentuk verifikasi sebelum diotorisasi masuk. MFA dapat mencakup kombinasi dari sesuatu yang diketahui pengguna (seperti kata sandi), sesuatu yang dimiliki (seperti token keamanan atau ponsel), atau sesuatu yang merupakan karakteristik fisik pengguna (seperti sidik jari).

    Selain itu, IAM juga dapat mengurangi risiko keamanan dari akses tidak sah. Otorisasi berbasis peran (Role-Based Access Control – RBAC) mampu meningkatkan keamanan dengan membatasi akses ke informasi dan fungsi berdasarkan peran pengguna dalam organisasi. Dengan demikian, pengguna hanya memiliki akses ke data dan tugas yang relevan dengan peran mereka sekaligus mengurangi potensi kerusakan dari serangan internal atau eksternal.

  2. Manajemen Identitas Terpusat
    Menggunakan solusi IAM memberikan platform manajemen identitas yang terpusat. Dengan mengintegrasikan pengelolaan identitas dan akses ke dalam satu platform, organisasi dapat lebih mudah memantau dan mengontrol siapa yang memiliki akses ke apa, dan kapan. Sehingga kebijakan keamanan dapat dijalankan secara konsisten di seluruh organisasi serta menyederhanakan administrasi keamanan.

    Manajemen identitas terpusat juga memfasilitasi pemberlakuan kebijakan keamanan yang konsisten dan otomatisasi proses keamanan. Sebagai contoh, penghapusan akses otomatis untuk pengguna yang tidak lagi memerlukan akses ke sistem tertentu atau data dapat diatur melalui platform IAM. Sehingga dapat mengurangi risiko akses yang tidak perlu dan meminimalisir potensi kebocoran data. Salah satu solusi ini adalah Google Workspace, solusi Google Workspace sudah dibekali dengan fitur Identity & Access Management yang komprehensif seperti Single Sign-On (SSO) untuk sebuah bisnis dan organisasi.

  3. Peningkatan Kesadaran Keamanan dan Pelaporan
    Manajemen akses dan identitas tidak hanya memfasilitasi pengelolaan akses yang lebih baik, tetapi juga memberikan alat untuk meningkatkan kesadaran keamanan di seluruh organisasi. Platform IAM pun sering dilengkapi dengan kemampuan untuk menghasilkan laporan dan analisis keamanan, memungkinkan organisasi untuk me-monitor aktivitas pengguna dan mengidentifikasi pola yang mencurigakan. Sebagai hasilnya, tim IT Anda dapat melihat laporan percobaan masuk yang gagal, permintaan akses tidak biasa, atau perubahan kebijakan akses yang tidak sah.

    Informasi ini tentu sangat membantu organisasi untuk mengidentifikasi, menanggapi insiden keamanan, dan meminimalisir dampaknya dengan cepat. Pelaporan dan analitik canggih juga mendukung pemenuhan regulasi keamanan informasi, memastikan bahwa organisasi dapat mematuhi standar industri dan persyaratan hukum terkait pengelolaan dan perlindungan data.